Kuncijawabannya adalah: D. perbedaan tingkah laku dan etika dalam pergaulan. Menurut ensiklopedia, konflik rasial dapat terjadi karena beberapa hal. penyebab utamanya adalah? perbedaan tingkah laku dan etika dalam pergaulan. Lihat juga kunci jawaban pertanyaan berikut: 1 Konflik intrapersonal adalah konflik seseorang dengan dirinya sendiri. Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus. Sebagaimana diketahui bahwa dalam diri seseorang itu biasanya terdapat hal-hal sebagai berikut : a) Sejumlah kebutuhan-kebutuhan dan peran-peran Alasannyakarena terdapat kota Yerussalem yang dianggap suci bagi umat muslim maupun yahudi israel. Selanjutnya, Sejarah Panjang Konflik Palestina dan Israel dimulai sejak zaman alkitab, tetapi perspektif sejarah modern, akhir 1800-an dan awal 1900-an adalah pusat dari situasi yang ada sekarang. Palestina dan Israel dulunya adalah bagian dari Rasanyaakan menjadi hal yang dapat memicu pertikaian dan peerpecahan. Karenanya diperlukan sebuah upaya seperti 5 cara mengatasi konflik antar ras yang paling efektif. 1. Menjunjung Tinggi Rasa Saling Menghormati. Konflik antar ras biasanya disebabkan oleh hilangnya rasa saling menghormati diranah publik. Ras yang satu merasa memiliki posisi Salahsatu faktor penyebab terjadinya konflik rasial adalah. A. Adanya tabrakan antara kepentingan dan kebudayaan. B. Adanya pengaruh dari pihak yang tidak bertanggung jawab. C. Munculnya sikap ingin menang sendiri dalam diri individu. D. Adanya ketakutan dari pihak yang lemah kepada pihak yang berkuasa Konflikrasial umumnya terjadi karena salah satu ras merasa sebagai golongan yang paling unggul dan paling sempurna di antara ras lainnya. Konflik Politik Masalah politik merupakan aspek yang paling mudah untuk menyulut ketidaknyamanan atau ketidaktenangan dalam masyarakat. Masalah politik sering mengakibatkan konflik antarmasyarakat. FAKTORPENYEBAB KONFLIK 1) Perbedaan Antar Individu Coba perhatikan orang tua, adik,dan kakak mu! Kerap muncul persamaan ciri2 fisik di antara mereka, sehingga sering muncul pendapat bahwa sang anak terlihat mirip dgn orang tuanya. Persamaan fisik tadi ternyata tidak menjamin akan terjadinya hubungan yang harmonis di antara mereka. Selainitu, ada hal lain juga seperti bangsa Eropa yang datang melakukan penjelajahan ke berbagai belahan di dunia. Jadi, jawaban yang tepat adalah A. Jawaban dari maslaha Salah Satu Contoh Konflik Rasial Yang Pernah Terjadi Adalah diatas, Semoga dapat menambah wawasan kalian semua. Jawaban Konflik rasial adalah suatu konflik/ pertentangan yang terjadi antara 2 atau lebih kelompok masyarakat (ras) dikarenakan terjadinya perbedaan kepentingan dan kebudayaan. Masiha danya anggapan status sosial dan perkembangan sosial yang mendorong ini terjadi. semoga membantu dan jadikan jawaban terbaik ya Bagiandimana berbagai konflik mulai muncul. konflik dapat berupa masalah, pertentangan atau kesukaran-kesukaran bagi tokoh utama mulai diperlihatkan. bagian ini menjelaskan bagaimana sebab-akibat konflik yang terjadi disebut: abstraksi. evaluasi. komplikasi. orientasi. sPuQ0c. Berada dalam kelompok berisi orang-orang yang mirip dengan Anda dapat memberikan rasa aman. Anda tidak lagi merasa kesepian tanpa identitas. Sebaliknya, Anda merasa lebih lengkap dan memiliki tempat dalam masyarakat. 2. Memusuhi golongan lain Setelah memiliki identitas diri, kini Anda punya identitas kelompok. Namun, identitas ini juga bisa membuat Anda memusuhi orang di luar golongan Anda. Permusuhan muncul karena setiap golongan ingin membuat dirinya lebih kuat. Anda mungkin menjadi dekat dengan orang-orang dalam golongan Anda dan semakin mencintai prinsipnya. Akan tetapi, kedekatan itu justru memicu konflik dengan golongan lain. Perbedaan kecil saja bisa memantik masalah antar-ras, agama, dan sebagainya. 3. Hilangnya rasa menghargai orang lain Rasa tidak aman yang menjadi penyebab rasisme kini membuat Anda sulit menghargai orang lain. Seseorang dalam golongan Anda mungkin berperilaku baik dengan sesama anggotanya, tapi ia dapat dengan mudah menghakimi orang dari golongan lain. Orang yang rasis hanya mau berempati kepada golongannya. Saat berhadapan dengan orang lain, ia hanya melihat perbedaan yang ada. Hal ini menutupi kesamaan lain yang sebenarnya bisa menyatukan Anda dengan orang-orang dari kelompok lainnya. 4. Stereotip Pada tahap ini, Anda mulai membuat stereotip. Anda menganggap bahwa setiap orang dalam suatu golongan mempunyai sifat yang sama, misalnya orang Sunda pasti malas, orang kulit hitam pasti kriminal, orang Batak biasanya kasar, dan lain-lain. Padahal, setiap orang memiliki kepribadian berbeda. Namun, orang yang terjebak stereotip tidak dapat melihat ini. Saat bertemu dengan masyarakat kulit hitam misalnya, mereka akan langsung berprasangka bahwa orang ini pasti berniat jahat. 5. Pelampiasan pada golongan lain Ini adalah tahap akhir yang paling berbahaya dari rasisme. Berbagai emosi terpendam yang menjadi penyebab rasisme berkumpul pada diri Anda. Kemudian, Anda melampiaskannya pada orang dari golongan lain. Anda sebenarnya merasa memiliki kekurangan, tapi Anda melampiaskannya dengan membenci orang lain dari etnis yang berbeda. Pada beberapa kasus, kebencian ini bisa sangat ekstrem sehingga rasisme berujung pada penganiayaan atau pembunuhan. Cara menghindari sikap rasis Manusia dengan sendirinya akan memberi label pada satu sama lain. Perilaku ini tidak selalu mengkhawatirkan, tapi akan berbahaya bila berubah menjadi kebencian, apalagi jika dibahanbakari oleh rasa cemas yang mengakar. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari sikap rasis, yakni Menyadari bahwa setiap orang berbeda. Jadi, Anda tidak akan terjebak dalam stereotip. Jika Anda telanjur memiliki stereotip, ubahlah sedikit demi sedikit. Atau, cobalah merespons orang lain dengan cara yang lebih baik. Melihat segala hal dari sudut pandang orang lain. Bila ada berada dalam posisi mereka, kira-kira apa yang Anda rasakan? Penyebab rasisme berasal dari rasa takut akan kelemahan diri sendiri, tapi tidak semua orang menyadari ini. Beberapa orang telanjur terjebak dalam pikiran negatif dan akhirnya bertindak rasis. Tindakan rasisme tidak boleh diabaikan karena berbahaya. Jika orang terdekat Anda melakukan perilaku ini, coba berikan pengertian sedikit demi sedikit. Di balik perbedaan ras, warna kulit, ataupun agama, pada akhirnya setiap orang adalah sama. konflik rasial dapat terjadi karena beberapa hal. penyebab utamanya adalah? perbedaan ciri-ciri fisik, terutama terkait warna kulit perbedaan tabiat antara ras yang satu dan yang lain perbedaan kepentingan politik, sosial, dan ekonomi perbedaan tingkah laku dan etika dalam pergaulan Kunci jawabannya adalah D. perbedaan tingkah laku dan etika dalam pergaulan. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, konflik rasial dapat terjadi karena beberapa hal. penyebab utamanya adalah perbedaan tingkah laku dan etika dalam pergaulan. Klik tombol Play untuk mendengarkan artikel Berikut ini adalah ulasan tentang apa saja contoh konflik rasial beserta dengan faktor penyebab dan cara mengatasinya. Salah satu hal yang tidak akan terlepas dari kehidupan sehari-hari adalah konflik. Pasalnya manusia sebagai makhluk sosial selalu berinteraksi dengan manusia lainnya. Sehingga dalam interaksi tersebut berpontensi salah satu pihak akan berupaya menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkannya. Hal tersebut bisa terjadi diantara individu dengan individu, individu dengan suatu kelompok, atau kelompok dengan kelompok lain. Namun umumnya sebuah konflik akan terjadi karena adanya perbedaan suatu interaksi yang menyebabkan terjadinya pertentangan. Baca Juga Contoh Konflik Horizontal dan Vertikal yang ada di Masyarakat Pengertian Konflik Menurut Para Ahli Menurut Robert Lawang, Konflik merupakan suatu perjuangan untuk mendapatkan hal-hal yang langka seperti status, nilai, kekuasaan, dan lain sebagainya. Tujuan dari adanya konflik tersebut tidak hanya untuk mendapatkan kemenangan, tapi juga untuk menundukkan pesaing atau lawannya. Sedangkan Soerjono Soekanto juga berpendapat bahwa, Konflik sebagai salah satu proses sosial individu per individu atau kelompok manusia yang berupaya memenuhi kebutuhannya dengan cara menentang pihak lawan yang disertai dengan kekerasan ataupun ancaman.